ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Thursday, 27 March 2008

Sidikalang Menuai Air Mata

Kota Sidikalang, Ibu Kota Kabupaten Dairi yang indah nan permai, kini tidak lagi menjadi daerah nyaman untuk dituju. Taman Wisata Iman yang mengundang decak kagum wisatawan domestik maupun internasional, kini mendapat rintangan ketika harus mengundang wisatawan. Alasannya cukup menyayat hati, Jalan penuh dengan lobang beraneka ragam. Walaupun Panda Nababan, anggota legislatif Sumatera Utara bahkan Gubernur Sumatera Utara, telah merasakan ketidaknyamanan lobang-lobang itu, sampai hari ini masih NATO (No Action, Talk Only). Jarak tempuh Sidikalang - Medan yang biasanya sekitar 3 - 3,5 jam perjalanan kini harus ditempuh selama 4 - 5 jam perjalanan. Kondisi jalan berlobang ini sangat dikeluhkan pemilik angkutan umum yang harus setiap hari melewati rute Sidikalang ini. Jalan Negara mulai dari Merek sampai ke Sidikalang sama sekali terabaikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Sebahagian mempertanyakan kurangnya perhatian pejabat Kantor Gubsu, namun sebahagian lagi menduga inilah bukti lemahnya pengawasan lapangan. Sepertinya kondisi ini perlu menjadi perhatian petinggi-petinggi bangsa sebelum sampai ke Tuhan.

4 comments :

Anonymous said...

trima kasih atas apresiasi anda mengangkat kabupaten dairi.... francois tumanggor. SH

Anonymous said...

bangga karena hari gini masih ada yang cinta terhadap daerahnya sendiri yaitu dairi... dan juga saya sangat menghargai akan artikel2 anda yang mengangkat daerah sidikalang dan ayah saya thanks a lot.. semoga dairi bisa dikenal luas dan akan lebih maju dengan kepemimpinan yang akan datang... atas nama papa saya da keluarga kami mengucapkan banyak terimakasih.. salam buat semua keluarga anda thanks
Francois B Tumanggor.SH

robert hendra ginting said...

kita pun sebenaranya keluarga juga kok...

Jadwal KRL September 2015 said...

semoga pemerintah bisa menangania libih lanjuit