ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si
Showing posts with label Tigalingga. Show all posts
Showing posts with label Tigalingga. Show all posts

Tuesday, 3 January 2012

Pelantikan Persadaan Merga Silima di Desa Palding Kecamatan Tigalingga

Pada hari Rabu 29/11 pukul 20:00 WIB Pemerintah Kabupaten Dairi menghadiri acara pelantikan persadaan Merga Silima Desa Palding, Desa Sarintonu dan Desa Bertungen Julu yang diadakan di Desa Palding Kecamatan Tigalingga.Pelantikan ini di hadiri oleh Bupati Dairi KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, Ketua Penggerak PKK Ny.Dumasi Sianturi, Wakil Bupati Irwansyah Pasi,SH, Kasdim 0206/Dairi Mayor Kav. Arwan Sembiring, Leonard Samosir (Anggota DPRD Kab. Dairi), Rahmatsyah Sitepu (Kakan. Kesbang),     Teruna Sembiring (Kabid. Dinas Perindagkop), Ramli Simatupang (Pengusaha Sukses Dairi), Pimpinan SKPD, Camat Tanah Pinem, Camat Gunung Sitember, Camat Tigalingga dan masyarakat tiga desa.
Persadaan Merga Silima merupakan persatuan atau perkumpulan daripada marga-marga yang ada di suku Karo, merga yang berarti marga dan silima berarti lima itu terdiri dari marga karo-karo, marga tarigan, marga ginting, marga sembiring dan marga perangin-angin. Acara yang diawali dengan Gendang Guro-guro aron dan Lagu Indonesia Raya itu dilanjutkan dengan laporan ketua panitia pelantikan yang pada sambutannya Beliau menyampaikan bahwa acara pelantikan persadaan merga silima ini merupakan salah satu cara untuk melestarikan budaya karo itu sendiri disamping daripada wadah untuk berkomunikasi dalam mendukung program pembangunan dari Pemerintah Kabupaten Dairi itu sendiri. Kepala Desa Palding yang dimana bertindak sebagai tuan rumah menyampaikan ucapan terimasih kepada Bupati dan Wakil Bupati yang bersedia meluangkan waktunya untuk dapat hadir dalam acara pelantikan ini. Syarikat Sinulingga yang mewakili tokoh masyarakat juga berkesempatan menyampaikan ucapan terimakasih yang sebanyak-banyaknya serta penghargaan atas kehadiran Bupati,Wakil Bupati serta rombongan yang menyisihkan waktunya untuk menghadiri acara pelatikan merga silima ini,Beliau juga menghimbau masyarakat ke-tiga desa ini secara khusus untuk mau bekerjasama dengan Pemerintah baik Kabupaten maupun Kecamatan untuk membangun Kabupaten Dairi khususnya Kecamatan Tigalingga dan sekitarnya.

Bupati Dairi yang diberikan mandat sebagai penasehat umum Persadaan Merga Silima periode 2012-2014 ini menyampaikan rasa bahagia karena dapat diundang untuk melantik persadaan merga silima ini.Beliau juga menyampaikan kiranya dengan terbentuknya merga silima ini dapat menjadi wadah yang baik untuk melestarikan budaya karo, Beliau juga bangga dengan bercampurnya marga diluar suku karo didalam kepengurusan persadaan merga silima ini,yang membuktikan bahwa merga silima bukan hanya milik suku karo saja,melainkan milik semua orang yang mau dan mampu melestarikan budaya karo.Dalam kesempatan ini juga Beliau beserta Wakil Bupati menyerahkan sumbangan kepada panitia acara sebesar 10 juta rupiah.Setelah selesai sambutannya Beliau melantik secara simbolis pengurus persadaan tiga desa ini dengan menyerahkan petaka yang berupa tongkat berbendera ulos kepada ketua-ketua pengurus persadaan masing-masing desa.

Pada kesempatan ini Bupati Dairi dan Ibu serta Wakil Bupati dan Kasdim 0206/Dairi mengenakan pakaian adat karo yang menandakan mereka merupakan tamu kehormatan pada acara itu yang diberikan langsung di tengah acara oleh para tokoh masyarakat serta panitia yang ditunjuk. Acara Gendang Guro Guro Aron dan Pelantikan Persadaan Merga Silima ke-3 Desa di meriahkan oleh Perkolong Kolong Anita br. Sembiring, Pribadi Sinuhaji, Pedro Ginting dan Veronika br. Bangun.  Acara ini berlangsung selama 2 hari di mulai tanggal 28 - 29 Desember 2011. (Diedit dari www.dairikab.go.id)
Baca Selengkapnya >>>

Tuesday, 20 December 2011

H-7 PELANTIKAN PERSADAAN MERGA SILIMA 3 DESA OLEH BUPATI DAIRI

MEMASUKI H-7 kegiatan pelantikan dan pengukuhan Persadaan Merga Silima Desa Palding, Desa Sarintonu dan Desa Bertungen Julu, aku masih semangat. Keadaan keuangan atau dana yang harus kami kumpulkan memang masih sangat mengkhawatirkan sekali. Hari senin kemarin aku sudah memimpin rapat terakhir untuk pelaksanaan acara ini, dan cukup terharu juga karena semangat Karang Taruna yang cukup luar biasa walau jumlahnya kurang banyak. Malam ini aku memimpin rapat di Desa Bertungen Julu yang sudah tertunda sampai 3 kali. Mudah mudahan malam ini semua berjalan dengan lancar. Rencananya semalam nya acara itu dilaksanakan tetapi karena ada kegiatan Natal di Desa, terpaksa di undur untuk yang ke-4 kalinya. Aku sudah menghubungi berbagai pihak untuk kesuksesan acara ini termasuk agar Bapak Bupati Dairi - KRA. Johnny Sitohang Adinegoro dapat hadir secara pribadi. Ada perasaan khawatir bila Pak Bupati Dairi tidak dapat hadir seperti saat Idola Cilik Karo ke-1 di gelar beberapa waktu yang lalu. Mudah mudahan semuanya berjalan dengan lancar..
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, 4 December 2011

PERSIAPAN PENGUKUHAN PERSADAAN MERGA SILIMA


MEMASUKI H-23 Kegiatan Gendang Guro-Guro Aron (Pesta Rakyat Melalui Menari Bersama) dirangkaikan dengan Pelantikan Persadaan Merga Silima (Perkumulan masyarakat Suku Karo Indonesia / Keluarga Suku Karo) di Desa Palding Kecamatan Tigalingga. Seperti yang telah di rencanakan sebelumnya, 28 dan 29 Desember 2011 akan dilaksanakan kegiatannya. Bupati Dairi - KRA. Johnny Sitohang Adinegoro direncanakan akan menghadiri acara ini sekaligus melantik / mengukuhan Persadaan Merga Silima 3 Desa sekaligus yaitu Desa Palding, Desa Sarintonu dan Desa Bertungen Julu Kecamatan Tigalingga. Sampai saat ini aku masih stress mikirin dana yang masih sedikit terkumpul. Direncanakan anggaran kegiatan ini sekitar 41 juta rupiah. Namun gerakan pemuda Karang Taruna sebagai motor nya masih terasa santai santai saja. Besok malam aku berencana mengumpulkan semua pemuda desa untuk memberikan dorongan agar mereka lebih serius lagi mempersiakan acara ini. Semoga semua dapat berlangsung dengan sukses....Foto : Bupati Dairi - KRA. Johnny Sitohang Adinegoro bersama perkolong kolong Anita br. Sembiring ada acara Pelantikan Persadaan Merga Silima Tigalingga.
Baca Selengkapnya >>>

Saturday, 3 December 2011

SAFARI NATAL DI KECAMATAN TIGALINGGA

PEMERINTAH KABUPATEN Dairi , Pada Hari Jumat (02/12) Pukul 11:00 WIB mengadakan Safari Natal hari kedua di Kecamatan Tigalingga. Acara Safari Natal tahun ini bertemakan "Bangsa yang Berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar", yang diambil dari nats Alkitab Yesaya 1:9a.Yang dimana acara safari Natal itu diadakan di Gereja Pentakosta Jemaat Tigalingga. Safari Natal ini dihadiri oleh Bupati Dairi - KRA. Johnny Sitohang Adinegoro, Ketua Penggerak PKK - Ny. Dumasi Sianturi, Sekretaris Daerah - Drs. Arsenius Marbun, M.MA selaku Ketua Umum Panitia Safari Natal dan Oikumene Kabupaten Dairi, Muspida, Pimpinan-pimpinan SKPD, Pendeta-pendeta panitia Safari Natal dan Oikumen Kabupaten Dairi,Ketua Dharma Wanita Ny. Drs. Arsenius Marbun. M.MA,Penasehat Dharma Wanita Kabupaten Dairi Ny. Irwansyah Pasi, SH serta jemaat-jemaat Gereja se-Kecamatan Tigalingga.

Seperti acara natal pada umumnya, acara Safari Natal ini dimulai dengan acara ibadah. Yang dimana dalam acara ibadah itu dirangkaikan dengan pembacaan liturgi (pembacaan sepenggal ayat-ayat dari Alkitab). Dimana liturgi ini mencapai IV rangkaian, yang diawali dengan liturgi I dengan judul Keagungan Karya Tuhan yang di bacakan oleh Bupati Dairi, Ketua PKK Dairi, Sekertaris Daerah, Ketua Dharma Wanita, Asissten I, Asissten II, Perwakilan DPRD,PErwakilan Dandim 0206/Dairi, Perwakilan Kapolres, Perwakilan Kejari, Perwakilan Ketua Pengadilan NEgeri, Kepala Dinas Pertanian, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan,Kepala Dinas Binamarga.

Liturgi II dengan judul Dosa Membawa Manusia pada Kegelapan di bacakan oleh Kepala Dinas Cipta Karya Amister Lumban Gaol, B.E, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Drs. Wesly P. Manullang, M.Si,Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Drs. Bonar Butar - Butar,Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Ir. Sahala Tua Manik, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Drs. Ramlan Sitohang, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Jubel Sianturi, S.E,M.Si, Kepala Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan Daerah Julius Gurning, S.Sos, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir. Agus Bukka,Inspektorat Kabupaten Dairi Edward Hutabarat, S.H,Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa Drs. J. Sigalingging, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi J.M. Silalahi, Staf Ahli Bupati, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Ir. Januari Simarmata, dilanjutkan dengan Liturgi III dan liturgi IV yang dibacakan oleh panitia kecamatan dan staff kecamatan Tigalingga dengan judul Nubuat akan datangnya Raja Damai dan Terang Dunia dan Datangnya Terang Dunia.Acara ibadah safari Natal ini diselingi dengan koor dari kecamatan Tigalingga.

Pada kesempatan ini Bupati Dairi,Sekretaris Daerah, Muspida, Pengurus BMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) Kabupaten Dairi, Camat Tigalingga, Tokoh Gereja/Masyarakat dan Ketua Panitia Kecamatan Tigalingga melakukan penyalaan lilin yang diiringi dengan lagu "Malam Kudus". Kotbah pada ibadah Natal ini disampaikan oleh Pdt.Tobing dari Gereja HKI Sidikalang dengan isi khotbah diambil dari nats Alkitab Yesaya 9:1a "Bangsa yang Berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar".Setelah berakhirnya acara Ibadah Bupati Dairi yang yang dalam sambutannya mengucapkan Selamat Hari Natal 25 Desember 2011 dan menyambut Tahun Baru 1 Januari 2012. Beliau menambahkan tujuan safari natal ini merupakan wadah untuk membangkitkan semangat masyarakat yang sedang mengalami kekecewaan, kegelisahan dan cobaan dari Tuhan. Beliau juga menambahkan bangsa yang keluar dari kegelapan adalah orang yang keluar dari masalahnya dengan berkat Tuhan.Beliau sampaikan ada 4 hal yang membuat orang dapat keluar dari kegelapan menuju terang yang besar.Hal yang pertama adalah Berdoa,dengan Berdoa pikiran yang kalut dapat kembali berfikir positif dan memberikan semangat baru.Hal yang kedua adalah Bersyukur dengan Bersyukur kita dapat melihat hal yang baik didalam kekalutan,apabila tidak bersyukur hal yang baik juga dapat dianggap buruk.Hal yang ketiga adalah Bekerja,dengan Bekerja kita dapat memenuhi kebutuhan pribadi kita masing-masing, dengan terpenuhinya kebutuhan pasti tidak akan hadir kekecewaan dalam hidup. Hal yang terakhir adalah Melayani, Semua orang bisa menjadi orang hebat karena semua orang bisa melayani,dengan melayani segala yang ada didunia ini tidak akan mungkin membuat kita khawatir,dengan melayani maka disaat susah nanti mereka yang kita layani pasti akan melayani kita.


Tokoh Masyarakat menyampaikan ucapan terimakasih dengan kedatangan rombongan Safari Natal karena dengan adanya acara ini telah memberikan tambahan sukacita di Kecamatan Tigalingga, Beliau menambahkan kiranya acara Safari Natal ini dapat berlangsung setiap tahunnya.Akhir acara Pemerintah Daerah,Pemerintah Kecamatan yang didampingi oleh unsur Muspida menyerahkan paket natal kepada masyarakat Kecamatan Tigalingga berupa sembako (Sembilan Bahan Pokok).

Baca Selengkapnya >>>

Tuesday, 15 November 2011

Pengukuhan Persadaan Merga Silima

PERSADAAN Merga Silima adalah kumpulan orang-orang dari suku Karo. Sudah 9 kali aku memimpin rapat pembentukan Persadaan Merga Silima di Desa Palding Kecamatan Tigalingga Kabupaten Dairi. Menariknya rapat yang dilakukan bersama masyarakat hanya dapat dilakukan malam hari. Hal ini disebabkan pada malam harilah masyarakat dapat dikumpulkan setelah kembali dari ladang atau sawah mereka. Ada rasa bahagia dan kebanggan tersendiri bersama masyarakat dan banyak hal yang bisa kuselami serta kupelajari melalui interaksi itu. Pertama aku terus melatih diri untuk lebih lancar ber-bahasa Karo dan yang kedua aku lebih mendekatkan diri ke masyarakat untuk membantu Pemerintah Daerah dalam mensosialisasikan program-program Pemerintah Daerah, termasuk meluruskan berbagai informasi miring. Kini ada 2 Desa lagi yang juga ingin ikutan di kukuhkan / dibentuk Persadaan Merga Silima di desanya. Direncanakan Pengukuhannya dilakukan oleh KRA. Johnny Sitohang Adinegoro (Bupati Dairi) yang juga didaulat sebagai Penasehat ke tiga Persadaan Merga Silima desa tadi. Anita br. Sembiring dan Pribadi Sinuhaji akan mengisi hiburan perkolongkolongnya, semoga acara dapat berjalan dengan baik..
Baca Selengkapnya >>>

Wednesday, 23 February 2011

Menikmati Pekerjaan Baru di Kecamatan

MENIKMATI Pekerjaan baru di Kecamatan Tigalingga adalah suatu kebahagian bagi diriku. Menepis berbagai pikiran miring, pantas atau tidak pantas, layak atau tidak layak, dan sejenisnya sudah ku buang pada saat pertama kali melangkahkan kaki di Kantor Kecamatan Tigalingga. Memandang Kantor Kecamatan di setiap sisi dan sudut ruangan kemudian aku berpikir serta berupaya keras membuatnya indah plus melengkapi semua data kantor se baik-baiknya. Tekadku ini sudah bulat sehingga menegaskan diriku untuk juga tinggal di Kecamatan Tigalingga. Walau hanya hari senin, selasa dan kamis aku tidur di Tigalingga, namun aku senang karena bagaimanapun aku juga harus membagi waktu dan hidupku kepada keluargaku yang ada di Kecamatan Sidikalang sekiat 28 kilometer dari Kecamatan Tigalingga. Biasanya sore hari setelah pulang kantor, aku mengisi waktuku dengan refreshin memancing di kolam mulai jam 4 sore sampai jam 6 sore. Sayangnya sudah beebrapa bulan aku mancing belum pernah mendapat ikan mas yang banyak di kolam dan beratnya di atas 5 kilo se-ekor.Payah nih ikan mas gak ada perasaannya...
Baca Selengkapnya >>>

Program Sayang Dahak di Tigalingga

SAYANG Dahak, tentu awalnya aku bingung juga mengartikan kata itu. Ternyata program sayang dahak yang telah dicanangkan Bapak Bupati Dairi itu berarti Program Aktif dari Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi yang langsung turun ke masyarakat se-Kabupaten Dairi dengan target mencari masyarakat yang terkena penyakit batuk-batuk dan belum sembuh selama 2 minggu. Bersama Bidan Desa dan Kepala Desa terpadu mencari dan mengamati masyarakat dari pintu ke pintu mendata siapa yang batuknya tidak sembuh sembuh lebih dari 2 minggu, kemudian diambil sampel dahaknya untuk diperiksa langsung di desa tersebut. Jumat lalu aku mendampingin Tim Sayang Dahak dari Dinas Kesehatan yang dipimpin Dokter Nita Sitohang. Selain memeriksa 40 sampel dahak masyarakat, Dokter Nita memberikan penyuluhan tentang penyakit TBC. Akhir pemeriksaan sekitar jam 15.00 WIB tidak ditemukan masyarakat yang terkena TBC...Syukurlah ternyata masyarakatku sehat sehat semua, tapi kalau sakitpun tidaklah mengapa karena pengobatan TBC di gratiskan Pemerintah Kabupaten Dairi
Baca Selengkapnya >>>

Rahasia Ilahi...

BEBERAPA Hari yang lalu kabar sedih kembali meliputi Kantor Kecamatan Tigalingga. Orangtua PNS Kantor Kecamatan Tigalingga yang bertugas sebagai Pengelola Tempat Pengolahan Data Kependudukan meninggal dunia. Yang mencengangkan, menurut cerita nya Waktu meninggalnya Bapak kawanku itu bersamaan dengan waktu lahirnya anaknya. Rupida br. Sinaga, itu nama staf yang sahabatku itu. Bersama kawan-kawan aku mengikuti acara adat sebelum jenazah almarhum di makamkan. Sedih juga...Semoga jangan terlalu larut dalam kesedihan ya sahabat...
Baca Selengkapnya >>>

Friday, 11 February 2011

Bupati Dairi Pimpin Operasi Beras Murah di Tigalingga

MELIHAT harga beras mulai diatas tidak normal yang katanya 1 kaleng mencapaui 160 ribu rupiah, maka Pemerintah Kabupaten Dairi bekerjasama dengan Bulog mengadakan operasi pasar murah beras. Harga beras dengan kualitas sedang 1 kaleng sekitar 105 ribu rupiah. Antusiasme masyarakat membeli di Kecamatan Tigalingga pada awalnya membuat repot petugas termasuk kami dari PNS Kantor Kecamatan Tigalingga yang mendapat jatah 12,5 ton. Bapak Bupati Dairi - KRA.Johnny Sitohang Adinegoro ikut bersama masyarakat menyaksikan pendistribusian beras murah ini. Walaupun terik matahari sangat menyengat, namun Pak Bupati dengan sabar setia bersama kami memberikan support saat melayani masyarakat dalam penjualan beras murah ini. Acara ini akan terus berlangsung 1 minggu sekali sampai harga beras normal kembali.Terimakasih Bapak Bupati...
Baca Selengkapnya >>>

Pembentuka Badan Kerjasama Antar Gereja Tigalingga

SEMALAM Kecamatan Tigalingga bersama para Pendeta Gereja se-Kecamatan Tigalingga mengadakan pertemuan dan sepakat akan membentuk Badan Kerjasama Antar Gereja se-Kecamatan Tigalingga. Pertama dibentuk Tim Formatur yang beranggotakan 7 orang yang sore itu juga langsung mengadakan rapat untuk memnyusun kepengurusannya. Rapat yang dilaksanakan secara marathon ini diharapkan akan mampu mengakomodir seluruh Pendeta dan Gereja. Kedepan harapannya Pemerintah Kecamatan Tigalingga akan menjadi mitra Gereja sehingga penyampaian program program Pemerintah melalu motto Bekerja untuk Rakyat akan lebih mudah di koordinasikan bersama. Selamat bersidang ya Pak Pendeta...Kiranya Tuhan memberkati
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, 23 January 2011

Rapat Staf Bupati di Kecamatan Tigalingga

KEMBALI Hal luar biasa dan spektakuler dilakukan Bupati Dairi - KRA.Johnny Sitohang Adinegoro. Setelah sukses dengan Program Kunjungan Kerja ke seluruh desa desa di Kabupaten Dairi, berbaur dengan masyarakat, bekerja membangun desa, berdiskusi menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada plus bergembira bersama dengan bernyanyi dan berjoget, Kini Rapat Staf di seluruh kecamatan se-Kabupaten Dairi. Kecamatan Tigalingga mendapat giliran kedua yaitu tanggal 27 Januari 2011 hari Kamis ini. Berbagai persiapan telah jauh sebelumnya kami lakukan. Pembenahan administrasi kantor dan melengkapi data-data Kecamatan Tigalingga melalui Papan Monografi nya telah kami selesaikan. Kebersihan kantor juga sudah mantap tinggal membuat ekspose di 3 bidang yaitu pendidikan, kesehatan dan pertanian. Hari senin besok akan aku rampungkan.Sesungguhnya ide ini konsepnya dulu sudah aku cetuskan melalu Buku Aplikasi Good Governance yang aku susun. Salah satu diantaranya ya rapat staf ini. Senang juga sih. Aku berharap walaupun tempat acara di Gereja HKBP tapi keinginanku kiranya Bapak Bupati Dairi dan rombongan berkunjung juga ke Kantor Kecamatan Tigalingga adar mereka melihat karya dan wajah Kantor Kecamatan Tigalingga yang baru kami percantik...semoga sukses saja deh.
Baca Selengkapnya >>>

Makin Sibuk Banget

WADUH Blog aku sepertinya jadi jarang di update. Salah satu penyebabnya karena sejak aku ditugaskan menjadi Sekretaris Kecamatan di Tigalingga, aku sudah tidur di Kecamatan Tigalingga setiap hari senin, selasa dan Rabu Sore baru pulang ke rumah di Sidikalang. Kemudian hari Kamis kembali aku tidur di kecamatan dan hari jumat sore aku baru pulang ke Sidikalang. Aku pengen membuktikan kalau aku ingin lebih serius bekerja dan aku memang tetap loyal membangun Kabupaten Dairi, semampuku. Capek juga sih tapi aku senang sekali bisa sedikit memperaktekkan berbagai ide kreatifitas terhadap Kecamatan Tigalingga khususnya pembenahan administrasi dan data kantor yang seharusnya diperbuat di setiap Kantor Kecamatan.Tapi aku sedih juga masih banyak saja orang yang tidak menyukai aku berbuat yang terbaik itu...
Baca Selengkapnya >>>

Wednesday, 29 December 2010

Pelantikan Persadaan Merga Silima Tigalingga

BUPATI DAIRI - KRA.Johnny Sitohang Adinegoro selaku Penasehat Merga Silima Kecamatan Tigalingga melantik Kepenguruan Pesradaan MergA Silima Desa Tigalingga Kecamatan Tigalingga. Acara yang dilaksanakan pada hari Selasa 28 Desember 2010 ini dihadiri seluruh pimpinan unit kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Dairi. Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Dairi,Wakapolres, Kasdim dan tokoh masyarakat dari berbagai kalangan. Dalam sambutannya Bupati Dairi menekankan arti pentingnya sebuah organisasi budaya yang salahsatu fungsinya melestarikan berbagai khas budaya etnis. Sementara Ketua Panitia - Budi Ginting dalam laporan panitia menyebutkan bahwa tujuan dari diselenggarakan acara ini selain untuk melestarikan budaya Karo, juga sebagai sarana mempererat hubungan silahturahmi lima marga yang ada di Suku Karo... Acara ini dilaksanakan selama 2 hari yang dirangkaikan dengan Gendang Guro Guro Aron di dukung Artis Karo - Anita Maghdalena br. Sembiring dan Pribadi Sinuhaji. Ketua Persadaan - Yustinus Ginting merasa bangga dan menyampaikan salam hormat serta terimakasih kepada Bupati Dairi beserta rombongan yang memberikan perhatian kepada Suku Karo khususnya di Kecamatan Tigalingga. Sukses Pak, Mejuah Juah.
Baca Selengkapnya >>>

TIGALINGGA MERETAS BADAI

Berabad-abad yang lampau, suatu ketika Socrates menyusuri jalan-jalan di Kota Athena seraya mengucapkan kata-kata yang kini termasyhur yaitu : “Kenalilah Diri Sendiri”. Kemudian berabad-abad sesudah masa hidupnya, seorang penyair terkenal mengatakan, “Penyelidikan Mengenai manusia dalam arti kata yang sebenarnya hendaklah ditujukan kepada manusianya sendiri”. Namun anda pun tentu sependapat bahwa seandainya kita dapat menyetujui kedua ungkapan itu, liku-liku masalahnya belum terjawab baik oleh ajaran Socrates maupun oleh ajaran sang penyair Alexander Pope diatas. Sesungguhnya masalah pengenalan diri sendiri meluas serta merembes ke segenap masalah lain yang telah kita pelajari baik dari alam maupun dari bangku sekolah. Mengenal diri sendiri secara memadai berarti mengenal dunia tempat kita hidup dan atau mengenal lingkungan kita. Mengenal diri sendiri berarti mengetahui cara memperoleh pengetahuan dan mengetahui pula apakah yang dinamakan hidup dan jiwa. Hidup itu senantiasa bersentuhan dengan kebutuhan duniawi atau dikatakan kebutuhan diri sendiri sedangkan jiwa cenderung berhubungan dengan sang pencipta alam semesta dan melebar kepada hubungan dengan manusia lainnya. Menurut terjemahan bebas, arti meretas itu seperti suatu pilihan sulit yang harus dihadapi yang hanya dapat berhasil bila dilakukan dengan tekun dan bersama-sama. Sedangkan badai tentu saja angin kencang yang sangat membahayakan yang bila di analogikan ke dalam kehidupan sehari-hari berarti sama dengan berbagai permasalahan kehidupan masyarakat yang cenderung berbicara antara hidup dan mati dapur-nya. PEMERINTAHAN . Kecamatan Tigalingga adalah bahagian tak terpisahkan bersama 14 kecamatan lain yang secara defacto dan deyure membentuk Kabupaten Dairi. Terletak di 98º 00’ - 98º 30’ Lintang Utara dan 2º 15’ - 3º 00’ Bujur Timur berada diantara 500 sampai dengan 700 meter di atas permukaan laut, membuat lahan Kecamatan Tigalingga potensial untuk lahan pertanian jagung, durian, kopi, coklat, kelapa kemiri, kacang tanah dan beberapa hasil bumi lainnya. Seluruhnya menghiasi 14 desa di Kecamatan Tigalingga. Sebagai Pemerintahan Terdepan, 14 Desa di Kecamatan Tigalingga secara arif mengenali diri sendiri dengan bercermin kepada semangat “Bekerja Untuk Rakyat” senantiasa memberikan pengabdian yang terbaik untuk masyarakatnya. Tidaklah dapat dipungkiri, keterbatasan diri dalam olah pikir dan perbuatan aparatur Pemerintahan Terdepan ini termasuk Pemerintahan Kecamatan yang baru sekitar 3 bulan di komandoi Camat dan Sekretaris Kecamatan yang baru ini pada awalnya membuat langkah aparatur secara personal sedikit lamban menyikapinya.Kini, setelah berlayar selama hampir 2 tahun Pemerintahan Kabupaten Dairi dengan Nahkoda KRA. Johnny Sitohang Adinegoro bersama Irwansyah Pasi,SH dapat dipastikan, semangat Bekerja Untuk Rakyat itu sudah terpatri di hati aparatur dan semakin membumi di jiwa masyarakat Kecamatan Tigalingga. Pemerintah Kecamatan Tigalingga sepertinya tidak mau ketinggalan menunjukkan karyanya dengan lebih peka memasang telingga mendengar suara rakyat. Langkah awal pembenahan internal yang dilakukan melalui pemantapan data-data dasar Kecamatan Tigalingga melalui pembuatan Papan Data Monografi Kecamatan. Melalui data inilah kebijakan akan dilahirkan agar benar-benar pembangunan yang direncanakan tepat sasaran dan tepat guna. Menurut Camat yang energik dan Sekcam yang inovatif ini, arti penting data kemasyarakatan itu adalah nafas dari pembangunan. Artinya, untuk merumuskan sebuah pembangunan kita harus memiliki data seperti jumlah penduduknya, luas lahan pertanian yang ingin di bangun irigasi misalnya, panjang jalan yang ingin di aspal atau dikeraskan atau jumlah anak usia sekolah jika kita ingin merencanakan pembangunan gedung sekolah. Di Kantor Camat Tigalingga yang berjarak 28 kilometer dari Sidikalang, juga terpampang Papan Daftar Tunggakan Kerja seluruh Kepala Seksi. Ketika di konfirmasikan dengan Sekretaris Kecamatan, Papan ini berfungsi memantau setiap tugas yang diberikan oleh Camat dan Sekcam baik secara lisan maupun tulisan. Menurutnya sebagai manusia biasa, acapkali kita lupa akan tugas pelayanan masyarakat yang segera kita tindaklanjuti, ujung-ujungnya masyarakat kita yang kasihan menunggu tanpa ada kepastian. Camat juga menegaskan setiap surat yang datang berupa apapun juga termasuk meminta sumbangan, bila memiliki alamat jelas harus dibalas walaupun jawabannya dilain waktu dapat dipenuhi. “Camat dalam suatu rapat menegaskan, bahwa jangan membuat masyarakat menunggu... walau sedetikpun, kita lakukan yang terbaik saja...” Kata Sekcam menambahkan. Ketika Tim Redaksi SURA berkesempatan meninjau langsung ke Kantor Camat Tigalingga, ada banyak hal menarik lain yang ditemui yang akan kami sajikan secara ringkas. Begitu memasuki halaman Kantor Camat Tigalingga, bak Istana Permaisuri di atas bukit, bunga tertata rapi yang jelas terlihat usianya penanamannya tidka lebih dari 3 bulan, tertata rapi dan apik enak dipandang mata. Jelas sepertinya penghuni Kantor Camat menyayangi mereka, dan di amin kan oleh masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan kantor camat. Langkah pertama memasuki ruangan kantor, terpampang Plank Daftar Pelayan Masyarakat Kantor Kecamatan Tigalingga yang kalau di Kantor Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan Kabupaten Dairi diberi nama Daftar Urut Kepangkatan. Ada juga meja yang diatasnya berdiri tulisan Tamu Harap Lapor plus dengan buku tamunya, tidak heran kami pun terhenti sejenak untuk mengisi buku tamu. Selain itu ada juga Galeri Foto di papan yang berlapis kaca berisikan foto-foto kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Dairi mulai dari pelantikan sampai dengan foto Bekerja Untuk Rakyat di desa-desa. Hal menarik yang kami peroleh foto-foto berukuran besar tersebut 100 persen berasal dari semua foto yang ada di Kelender Pemerintah Kabupaten Dairi, cukup luar biasa. Ada juga Panca Prasetia Korpri, Struktur Organisasi Pemerintah Kecamatan Tigalingga yang lengkap menuliskan seluruh nama Penyuluh Pertanian, KB dan petugas Tempat Pengolahan Data Kependudukan yang bertugas di Kecamatan Tigalingga, Plank tulisan GERBANG DUMA yang lengkap menuliskan nama Bupati, Wakil Bupati juga visi misi serta 6 Prioritas Strategi Pembangunan Kabupaten Dairi (Mantap Pelayanan Pemerintahan, Mantap Pendidikan, Mantap Ketahanan Pangan, Mantap Kesehatan, dan Mantap Infra Struktur). Keseluruhan ini di buat untuk memberikan informasi yang jelas dan terbuka kepada masyarakat keseriusan membangun Kabupaten Dairi yang di pimpin Bupati Dairi dan Wakil Bupati Dairi. Ada juga Papan Kegiatan Kantor, Camat, Sekcam, Kasi dan Staf yang menjelaskan apa saja rencana kegiatan di kantor dan di luar kantor. Ini dimaksudkan agar semua orang tahu keberadaan para aparatur Pemerintah Kecamatan Tigalingga, termasuk Papan Daftar Realisasi Pembayaran Raskin, PBB dan PAD Kecamatan Tigalingga. Kedepan, menurut Camat Tigalingga ada keinginan menciptakan kondisi ruangan kantor kecamatan bak kantor Bank SUMUT atau Bank BRI yang indah, nyaman dan membuat orang senang berada di dalamnya. “Semua yang kita buat di setiap ruangan kantor kecamatan adalah sebagai upaya mencintai ruangan kerja terlebih dulu, dan saya yakin bila demikian adanya otomatis kerja dan tanggungjawab juga akan beriringan jadinya plus lebih baik kualitasnya” ujar camat. Sekcam Tigalingga, lulusan S-2 Universitas Indonesia tahun 2001 ini menambahkan bahwa penataan ruangan kantor termasuk halamannya melibatkan seluruh staf termasuk pembuatan berbagai papan data dan daftar nama pejabat di pintu masuk setiap ruangan. Terbukti jelas kreatifitas staf Kantor Kecamatan Tigalingga ini mengungguli kecamatan lainnya yang berprofesi sama sebagai pelayan masyarakat di kecamatan dan patut juga menjadi bahan atau icon pemerintahan di kecamatan. PELAYANAN MASYARAKAT. Kecamatan Tigalingga, menurut Buku Tigalingga Dalam Angka Tahun 2009 yang diterbitkan oleh BPS menyebutkan jumlah penduduk sebanyak 22.754 orang dengan jumlah penduduk terbesar adalah perempuan dan menurut kelompok umur penduduk yang t erbanyak berusia 10 – 14 tahun yaitu 3.090 orang. Ini berarti penduduk Kecamatan Tigalingga di dominasi penduduk usia sekolah yang selayaknya mendapatkan perhatian dan konsentrasi lebih dari pemerintah, esuai dengan 3 pilar utama pembangunan di Kabupaten Dairi yaitu pendidikan, kesehatan dan pertanian. Menjadi pelayan masyarakat ternyata tidak semudah mengucapkannya, karena sepertinya masih banyak pelayan masyarakat yang dalam melaksanakan tugasnya seperti bos masyarakat. Jadi sangat bertolak belakan dengan makna dan arti atau hakekat seorang pelayan masyarakat. Camat Tigalingga menegaskan bahwa aparatur yang bertugas di Kecamatan Tigalingga, sampai saat ini belum ada yang bergaya demikian, semua masih tetap memposisikan dirinya sebagai pelayan masyarakat dan bertindak serta berprilaku seperti layaknya seorang pelayan yang harus respek akan kebutuhan masyarakatnya. Pelayanan administrasi kependudukan misalnya, walaupun secara struktural berada di bawah Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Dairi, tapi mereka menjadi bahagian dari pelayan masyarakat Tigalingga dan otomatis diikutsertakan dalam setiap kegiatan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. “Lihat saja ruangan TPDK, sudah kami bantu membenahinya dengan membuatkan prosedur pelayanan KTP, Kartu Keluarga, Surat Pindah dan lainnya yang kami desain se-cantik mungkin untuk disajikan kepada seluruh masyarakat yang datang ke mari” ujar Sekcam. Tim SURA juga melihat langsung berbagai prosedur yang di tempelkan di dinding dan menariknya seluruh prosedur dan papan data yang ditampilkan diolah dari papan meja dan kursi yang sudah rusak, artinya memanfaatkan benda benda yang sudah tidak terpakai lagi. Sekcam Tigalingga juga menambahkan, untuk mempercepat prosedur dalam rangka pelayanan masyarakat, seluruh surat yang masuk ke kantor kecamatan sebelum sampai ke meja Camat pada hakekatnya harus melalui Sekcam, kemudian Sekcam harus merumuskan permasalahan yang ada dibantu para kepala seksi dan staf kemudian mencarikan berbagai alternatif solusi untuk diputuskan oleh Camat. “Hampir mirip dengan fungsi Pak Sekda yang merumuskan berbagai permasalah plus alternatif penyelesaiannya dari seluruh unit kerja sebelum disampaikan kepada Pak Bupati atau Pak Wakil Bupati” tambah Sekcam. Di Kecamatan Tigalingga terdapat 1 Puskesmas, 11 Puskesmas Pembantu, 12 Polindes, 6 Puskesdes , dan 45 Posyandu didukung 2 dokter, 15 bidan PNS, 17 perawat, 15 bidan PTT dan beberapa lainnya. Di bidang kesehatan ini pembinaan secara aktif juga dilakukan oleh Camat Tigalingga bersama Kepala Puskesmas Tigalingga. Sedangkan di Bidang Pendidikan terdapat 23 SD Negeri, 3 SLTP Negeri, 3 SLTP Swasta, 1 SLTA Negeri, 2 SLTA Swasta dan 8 PAUD. Sungguh suatu hal yang membanggakan ini dapat ditunjukkan oleh sebahagian indikator yaitu pencapaian target perolehan Pencapatan Asli Daerah yang sudah mencapai sekitar 116 persen yang menurutnya hujan es pun akan di lalui untuk mencapai target yang telah ditetapkan tersebut. Kemudian peningkatan kesadaran arti pentingnya Kartu Tanda Penduduk ditunjukkan masyarakat melalui peningkatan intensitas pengurusan KTP serta Kartu Keluarga sepanjang tahun ini untuk pengurusan KTP sebanyak 369 orang dan Kartu keluarga sebanyak 196 buah dan bila dijumlahkan pengurusan KTP dan KK melalui TPDK Kecamatan Tigalingga sejak bulan September 1999 sebanyak 1.540 orang untuk KTP dan 943 buah KK. Jumlah ini belum termasuk pelayanan KTP dan Kartu Keluarga pada saat pelaksanaan Kunjungan Kerja Bupati / Wakil Bupati dan Sekda Dairi ke desa-desa. PELAYANAN KUNJUNGAN KERJA. Bekerja Untuk Rakyat, semangat aparatur Pemerintah Kabupaten Dairi dengan berbaur bersama masyarakat di desa desa terpencil ternyata mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Kecamatan Tigalingga. Dari 11 Desa yang telah di layani langsung dalam Program Bekerja Untuk Rakyat konsentrasi Kunjungan Kerja, data yang diperoleh dari Kantor Kecamatan Tigalingga sungguh mencengangkan. Antusiasme masyarakat ternyata bukan isapan jempol dan mendapat sambutan positif. Dari Tahun 2009 sampai Desember 2010 : Pelayanan KB yang dilakukan sebanyak 453 orang, Pemeriksaan Ibu Hamil 101 orang, Pengobatan Gratis 2.161 orang, Pemeriksaan TBC sebanyak 57 orang, Pelayanan Posyandu sebanyak 818 orang, Pemeriksaan Garam Beryodium sebanyak 201 keluarga, Pengorekan parit sepanjang 500 meter, Pelayanan KTP Gratis sebanyak 2.793 orang, Pelayanan Kartu Keluarga sebanyak 1.717 keluarga, Penyerahan Bibit Tanaman sebanyak 2.440 bibit, Pemberian Makanan Sehat untuk Balita sebanyak 226 balita, Pembukaan Jalan sepanjang 5.000 meter, pengecatan rumah ibadah sebanyak 2 gedung, Pengobatan ternak sebanyak 203 ekor termasuk penyemprotan kandang. Selain itu juga dilakukan pelatihan dokter kecil terhadap 80 orang anak, panen seluas 0,5 hektar, pelayanan perpustakaan lapangan, penyuluhan pertanian dan lingkungan hidup dan banyak kegiatan lainnya.Dari pengamatan terhadap kata dan prilaku masyarakat Kecamatan Tigalingga benar-benar merasakan sentuhan kunjungan kerja yang merupakan murni ide Bapak Bupati Dairi – KRA. Johnny Sitohang Adinegoro dan Wakil Bupati Dairi – Irwansyah Pasi,SH. Harapannya kedepan, kiranya kegiatan ini berkelanjutan agar lebih banyak lagi manfaat yang diterima masyarakat Tigalingga.
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, 28 November 2010

Proyek Pembenahan Kantor Tahap 1 Selesai

PROYEK Pembenahan Kantor Kecamatan Tigalingga untuk tahap pertama selesai, menurutku. Walaupun proyek tengkyu atau proyek terimakasih, aku senang karena itu meruapakan bahagian dari tugas dan tanggungjawabku sebagai aparatur kecamatan. Papan Monografi Kecamatan (2 papan sekitar 8 meter), Daftar Pelayan Masyarakat Kantor Kecamatan Tigalingga, Papan Tunggakan Kerja (1 di ruanganku dan 1 di ruangan sekretariat kecamatan), Papan Rencana Kegiatan Camat - Sekcam - Kasi - Kasubag dan Staf, Papan Pengumuman, Papan Panca Prasetia Korpri, Papan Prosedur Pelayananan Kependudukan (KTP, KK, Surat Pindah dan Akta-Akta), Papan Struktur Organisasi Kecamatan, Galeri Foto Khusus Kegiatan Bupati dan Wakil Bupati Dairi, Plank Daftar Papan Nama Jabatan di setiap ruangan telah selesai di buat. Pembenahan taman kantor juga sudah dilakukan bersama kawan-kawan, tinggal poles sana dan sini... Senangnya menikmati pekerjaanku yang baru. Sorenya aku mancing di kolam..sempurnalah kebahagianku.
Baca Selengkapnya >>>

Saturday, 27 November 2010

Persiapan Tigalingga Menyambut Safari Natal

BERDASARKAN Rencana dari Pemerintah Kabupaten Dairi, dalam rangka memperingati Natal di Kabupaten Dairi, tanggal 1 Desember 2010 diadakan Safari natal. Safari Natal hari pertama ini dimulai di Kecamatan Tanah Pinem sekitar jam 09.00 WIB kemudian sekitar pukul 11.00 kemudian ke Kecamatan Tigalingga jam 16.00 WIB. Pembagian tugas telah kulakukan khususnya persiapan kebersihan di kantor kecamatan, rumah dinas camat dan halaman lingkungannya. Semuanya bersih dan membanggakan jadinya. Tenda dan kursi juga sudah di pesan hanya masalah makanan yang direncanakan akan di selesaikan hari senin... Safari Natal ini di pusatkan di Gereja Batak Karo Protestan, giliran setelah tahun lalu di laksanakan di HKBP. Sementara setelah kebaktian direncanakan makan siang di Rumah Dinas Camat. Direncanakan Bapak Bupati Dairi, Wakil Bupati juga Muspida dan seluruh Pimpinan Instansi Pemerintah Kabupaten Dairi akan mendampingi beliau. Ramelah...semoga suskes ya..
Baca Selengkapnya >>>

Friday, 12 November 2010

Membantu Operator TPDK

PAPAN Monografi Kecamatan ada 2 buah, 1 buah telah selesai di lengkapi dengan semua data data dan sudah di gantung di dinding Kantor Camat, Tinggal 1 papan lagi yang masih dalam pembuatan karena banyak data yang belum terkumpulkan. Sambil menunggu data di antar instansi terkait, aku mendesain ulang semua plank nama jabatan di setiap ruangan kerja mulai ruangan kerja Camat, Sekcam, Kasi dan Kasubag. Sudah selesai dan cukup menarik serta bagus hasilnya menurutku. Ketika mataku tertumpu pada ruangan Tempat Pengolahan Data Kependudukan (TPDK) muncul ide ku untuk membantu mereka membenahi ruangan kantornya. Semalam aku sudah membuat plank nama Operator TPDK dan Prosedur Pembuatan Kartu Tanda Penduduk... Sebenarnya ini bukan tugasku lah tapi aku merasa karena ruangan mereka ada di Kantor Camat, ya sama saja mereka juga harus mendapat perhatian. Rencana hari senin aku rampungan tulisan prosedur Kartu Kelularga dan yang lainnya termasuk pembiayaannya. Seperti biasa aku memanfaatkan papan bekas meja atau pintu meja yang sudah rusak atau tidak terpakai lagi di gudang...Semoga mereka senang.
Baca Selengkapnya >>>

Wednesday, 10 November 2010

Lezatnya Durian

HARI ini jadwal pulang ke rumah setelah 3 hari 2 malam nginap dan berada di kecamatan. Sebelumnya ada kawan kantor beru Ginting yang mengundang ku untuk singgah di rumahnya untuk mengambil durian. Seneng banget hatiku, katanya biar dimakan ponakannya di rumah, pasti senang mereka, katanya. Akupun membawanya dengan senang hati walau di guyur hujan di sepanjang jalan menuju ke rumah. Ada 10 durian yang dimasukin ke kotak indomie dan sampai di rumah pada berebutan memakannya. Enak tenan.... Walau belum banyak durian jatuh tapi seneng banget dapat yang enak... trims ya turang,...
Baca Selengkapnya >>>

Rapat PKK se-Tigalingga

HARI ini diadakan rapat Tim Penggerak PKK se-Kecamatan Tigalingga yang bertempat di Kantor Camat Tigalingga. Acara yang meriah ini merupakan ajang perkenalan terhadap Camat yang Baru dan Ketua Tim Penggerak PKK yang baru yaitu mama Christ (istriku sendiri). Acara berlangsung sekitar 2 jam dan diakhiri oleh demo memasak atau memanggang daging dengan menggunakan alat panggang yang canggih. Enaknya makan daging ayam bakar, 3 ekor di panggang dan di makan ramai ramai...lezat banget... Maunya tiap hari begini nich biar peningkatan gizi terus..
Baca Selengkapnya >>>

Tigalingga Berduka...

HARI Senin kemarin, suami tercinta dari Kepala Seksi Tata Pemerintahan Kantor Camat Tigalingga - Tambar Malem br. Karo telah dipanggil Tuhan. Kami terkejut sebab sebelumnya ia mengatakan kalau sudah agak baikkan. Siang itu Camat sudah menyampaikan kabar duka kepadanya dan kami juga telah melakukan aksi teken les mengumpulkan sumbangan tanda ikut berduka cita. Diperkirakan jenazah sudah sampai dari rumah sakit medan sekitar jam 8 malam di Sidikalang. Namun karena ada mobil yang terbalik di jalan maka ambulan yang membawa jenazah tiba sekitar jam 10 malam di rumah duka. Aku sudah hadir sebelumnya sekitar jam 8.30 WIB dan betapa sedihnya melihat wajah kak Tambar (begitu aku panggil ia sehari hari di kantor). Sekitar jam 11 malam aku kembali ke rumah kontrakan untuk beristirahat.. Selamat jalan bang ...
Baca Selengkapnya >>>