ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Monday, 14 July 2008

BKKB Dairi Jaring Peserta KB 174 PUS

Sidikalang (Dairi Pers). Badan Kependudukan Dan Keluarga Berencana Kabupaten Dairi berhasil menjaring Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menjadi peserta KB Implan, dilayani di 4 Kecamatan yang ada di Kebupaten Dairi, Kamis (10/7). Para peserta KB tersebut dilayani secara gratis, sedangkan tenaga medis terdiri dari para bidan BKKB dan Dinas Kesehatan. Hal ini dikatakan Kabid Pengendalian KB Badan Kependudukan dan KB Dairi, Drs.Philippus Munthe kepada wartawan, di Puskesmas Batang Beruh salah satu tempat pelayanan. Dikatakan, semula dicanangkan program KB di Indonesia, masyarakat kurang meresponnya secara positip. Ada yang mengatakan dilarang Agama dan ada yang mengatakan mengganggu kesehatan. Tapi beberapa tahun kemudian, Program KB menjadi panutan masyarakat. Diyakini, Program KB merupakan salah satu faktor yang harus dipenuhi untuk menuju kesejahteraan keluarga. Dari beberapa kali dilaksanakan pelayanan KB massal, selalu disambut antusias masyarakat. Seperti hari ini, lanjut Philippus, sebanyak 174 PUS berhasil dilayani dengan gratis. Bahkan beberapa Kecamatan lain yang belum tersentuh program pelayanan Implan massal , telah bermohom untuk melaksanakan kegiatan serupa. Hal ini menunjukkan, bahwa program KB sudah merupakan suatu kebutuhan masyarakat,ujarnya.

Pantauan dilapangan, pelayanan KB yang dilaksanakan BKKB lansung dikunjungi Kepala BKKBN Propinsi Sumatera Utara Indra Wirdhana, SH. MM didampingi Kepala Balai Latihan Pengembangan (Balatbang) Drs. Temazaro Zega, M.Kes. Pada saat pelayanan, para PUS langsung diwawancarai Kepala BKKBN, dan masing-masing mengatakan, ikut ber-KB karena ingin sehat dan dapat merawat anak. Sehinga dengan mengikuti program tersebut, dirasakan sangat bermanfaat untuk kesehatan keluarga. Pada umumnya, mereka yang dilayani terdiri dari para Ibu berusia muda dan mempunyai 2 anak. Pada kesempatan tersebut, Kepala BKKBN Sumut mengatakan, bahwa saat ini BKKKBN mempunyai filosofi : menggerakkan peran serta masyarakat dalam KB. sedangkan Visi : Seluruh keluarga ikut KB dan Misi adalah Mewujudkan keluarga kecila bahagia, sejahtera. Kepada para Ibu yang sedang menyusui para anaknya, dianjurkan agar tetap diberikan seperti biasa karena tidak berpengaruh terhadap alat kontrasepsi yang dipakai. Menurut Kabid Pengendalian KB Drs.Philippus Munthe, di tempat pelayanan Puskesmas Batang Beruh berhasil terjaring 40 PUS untuk ber-KB, di Puskesmas Huta Rakyat sebanyak 29 Akseptor, kemudian di Puskesmas Parbuluan sebanyak 30 peserta KB sedangkan di Km.11 sebanyak 25 Akseptor. Program serupa akan terus berlanjut, sehingga kebutuhan masyarakat untuk ber-KB dapat terpenuhi, ujar Munthe. (Sumber SKM. Dairi Pers)

No comments :