ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Monday, 7 July 2008

Pengumuman Prakualifikasi Anggaran 2,1 M

Berdasarkan penilaian yang dilakukan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa Pengkajian & Pengembangan Sistem Informasi Kabupaten Dairi Tahun 2008, dengan indikator yang ditetapkan diperoleh tiga perusahaan terbaik. Ketiga perusahaan tersebut adalah PT. Sumatera Computer Centre, PT. Haran's Prima Jaya Karya dan PT. Haran's Prima Humarma Aloba ketiganya berasal dari Medan. Aku melihat panitia cukup cerdas membuat indikator penilaian dan teliti menilai dokumen administrasi yang disampaikan 10 rekanan. Ini beralasan setelah aku melihat persyaratan atau indikator penilaian berikut skornya yang terdiri dari ... Keberadaan Surat Pernyataan Minat mengikuti pengadaan barang/jasa, Pakta Integritas, Form Kualifikasi, Data Administrasi ( SIUP, SBU, Sertifikat dari Asosiasi Jasa Internet atau Asosiasi Piranti Lunak/Telematika, Data Pengurus, Landasan Hukum, Data Keuangan), Pengalaman 4 Tahun terakhir, SPT, PPh Foto copy SSP, Dukungan Bank 5%, Peralatan/Perlengkapan, Surat Dukungan (Provider) Acces Banwidth 2 MB, Daftar Pekerjaan yang sedang dilaksanakan, Neraca, Sisa Kemampuan Keuangan, Surat Keterangan Fiskal, Data Personalia/Pengelola Proyek, dan Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen yang disampaikan.

Sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan Panitia, Masa Sanggah diberikan waktu sampai tanggal 11 Juli 2008 dan setelah itu dilanjutkan dengan penyampaian Undangan Pengambilan Dokumen Pemilihan Langsung. Diharapkan semua kegiatan dan jadwal yang telah diagendakan dapat berjalan dengan baik. Yang membuat aku sedikit tertawa, ada rekanan yang mencoba menyampaikan data-data yang di duga Palsu dan ada lagi yang nyata-nyata dipalsukan (dokumen di ketik ulang dan di foto copy)dan ada lagi yang NPWP Perusahaannya berbeda walau nama perusahaannya sama. Sebenarnya Aku sebagai PPK dapat saja memasukan mereka kedalam Daftar Hitam (Black List) dan menyebarkannya ke seluruh instansi di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, tapi kita lihat saja nanti perkembangannya.

No comments :