ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Thursday, 11 September 2008

Selebritis Bertumbangan di Pilkada

MODAL terkenal ternyata belum cukup untuk mengantarkan selebritis meraih jabatan kepala daerah. Paling tidak, itulah yang dirasakan presenter dan raja kuis Helmi Yahya serta pedangdut Saipul Jamil. Sebelumnya pelawak yang juga anggota DPR dari Partai Demokrat, Komar, gagal di Pilkada Indramayu. Demikian pula dengan mantan pemain film Marissa Haque yang gagal menjadi wakil gubernur Banten. Helmi Yahya yang sebenarnya diprediksi berpeluang terpilih akhirnya harus puas memendam keinginannya menjadi wakil gubernur Sumatera Selatan (Sumsel). Hasil penghitungan suara yang dikeluarkan KPU Sumsel menunjukkan pasangan Alex Noerdin- Eddy Yusuf unggul. Sementara Saipul Jamil gagal terpilih menjadi wakil wali kota Serang, Banten. Kalau Helmi kalah tipis, Saipul kalah telak. Helmi dan Saipul gagal mengikuti jejak kolega mereka, Rano Karno (Wakil Bbupati Tangerang) dan Dede Yusuf (Wakil Gubernur Jabar). Kekalahan Helmi dan Saipul bukan karena mereka kalah kualitas dibanding Rano dan Dede, tetapi lebih karena karakteristik pemilih yang berbeda di setiap daerah. Kekalahan Helmi dan Saipul ini menunjukkan bahwa pemilih bukan cuma memilih figur terkenal yang gampang diingat. Nama Saipul Jamil memang dielu-elukan ketika disebut petugas penghitungan suara di TPS, tapi hasilnya kalah telak. Helmi Yahya memang bukan sembarang selebritis sebab dia memiliki latar belakang pendidikan yang sangat baik, tetapi itu belum cukup. Setelah Helmi dan Saipul, masih ada lagi selebritis yang bertarung di pilkada. Mereka adalah bintang sinetron Primus Yustisio di Kabupaten Subang, bintang sinetron Dicky Chandra di Garut, dan pedangdut Ayu Soraya di Tegal. Sumber www.kompas.com

No comments :