ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Saturday, 4 October 2008

Perang Foto Spanduk

Spanduk memenuhi Kabupaten Dairi terutama di Ibu Kota Kabupaten Dairi - Sidikalang. Mulai spanduk Balon-Balon Kepala Daerah, Balon Anggota Legislatif sampai Balon gak jelas bersangkkutan di tiang listrik, tiang telepon dan pepohonan. Tidak ikut ketinggal kini Pagar Kantor Bupati Dairi dan Pagar Rumah Dinas Bupati Dairi sepertinya menjadi tempat resmi pemasangan spanduk-spanduk itu. Rasanya, Pemkab. Dairi sia-sia mencat pagar dan membuatnya dari besi karena ternyata tidak terlihat di tutupi spanduk beraneka ragam. Spanduk ... tentu saja sebagai wadah simpel memperkanalkan diri termasuk berbagai hasrat keinginan untuk dirajut kedepan. Tetapi sama saja dengan stiker yang ditempelkan sembarangan di rumah, merusak cat dan keindahan rumah. Menjengkelkan. Itulah manusia, ketika mempunyai keinginan maka spanduk dan iklan menjadi rebutan jam tayang. Seandainya saja ia berkualitas dan telah berperan di masyarakat jauh sebelumnya, tidaklah diperlukan sangat spanduk-spanduk dan stiker yang bagi sebahagian orang justru menjengkelkan, termasuk aku.

No comments :