ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Tuesday, 6 January 2009

Nyebut, Bang....

Humor Gusdur : Penampilan Gus Dur ketika memberikan pengantar pidato kenegaraan menyambut HUT ke-55 Kemerdekaan RI di Sidang Paripurna DPR Agustus 2000, jauh berbeda dibanding saat ia hadir di tempat yang sama untuk menjawab interpelasi DPR. Kali ini ia tampak tegang. Wajahnya agak cemberut.Namun segala ketegangan akhirnya cair juga. Para anggota DPR malah beberapa kali dibuat terpingkal-pingkal oleh guyonannya.Di tengah-tengah pidato tanpa teks itu, Gus Dur bercerita tentang seorang kondektur bus asal Sumatra Utara yang bergelantungan di pintu bus. Ketika bus melaju kencang, rupanya sopir tidak tahu kalau sang kondektur terjatuh kesenggol bus lain. Sang kondektur pun jatuh tersungkur. Kepalanya langsung membentur jalan dan retak. Napasnya sudah Senin-Kamis, terputus-putus. Saat itulah datang seorang Betawi yang mencoba menolong kondektur yang sekarat itu."Bang, nyebut Bang, nyebut," katanya sambil mendekatkan mulutnya ke telinga kanan kondektur itu.Maksud orang Betawi ini agar kondektur yang sekarat tadi menyebut syahadat La ilaha ilallah, sebelum meninggal. Tapi, karena kondektur tadi bukan orang Islam, dia mengaitkan permintaan nyebut tadi dengan profesinya.Maka, sesaat sebelum mengembuskan napas terakhirnya, kondektur tadi sempat nyebut, "Blo...k ..M-Depo...k..Blo..M-Depo..."

No comments :