ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Monday, 27 April 2009

BUPATI DAIRI PIMPIN RAPAT

BUPATI DAIRI - KRA.Johnny Sitohang Adinegoro bersama Wakil Bupati Dairi - Irwansyah Pasi, SH setelah Apel Gabungan di Halaman Kantor Bupati Dairi, memimpin rapat gabungan di Balai Budaya Sidikalang. Rapat dihadiri seluruh Pejabat Eselon II, III, Kepala Puskesmas dan Kepala UPT Dinas Pendidikan se-Kabupaten Dairi. Acara yang berlangsung mulai pukul 09.25 WIB berakhir pukul 13.10 WIB dilanjutkan makan siang bersama. Beberapa pengarahan dan penegasan Bupati/Wakil Bupati Dairi dalam rangka Penajaman Visi dan Misi adalah sebagai berikut ... PERTAMA : Proses PILKADA yang lalu adalah proses demokrasi yang merupakan bahagian dari proses politik Bangsa termasuk di Kabupaten Dairi. Perbedaan pendapat adalah bunga bunga demokrasi, namun kini kepada seluruh PNS dan masyarakat diharapkan menyatukan pandangan dan sikap untuk bersama membangun Kabupaten Dairi kedepan. KEDUA : Wakil Bupati diserahi tugas membina disiplin PNS di Kabupaten Dairi dan akan terus ditegakkan sebagai salah satu prioritas perbaikan pelayanan dan birokrasi pemerintahan di Kabupaten Dairi. KETIGA : Tiga fokus pembangunan dititikberatkan pada pertanian,pendidikan dan kesehatan. KEEMPAT : Bupati berharap PNS yang pintar dan bijak untuk bersama membangun Kabupaten Dairi. KELIMA : Bupati sebagai pemimppin di Dairi akan selalu berada dalam posisi depan baik dalam suka maupn duka. KEENAM : Jika ada oknum yang meminta ini dan itu kepada PNS agar jangan dilayani. KETUJUH : Bekerja untuk Rakyat.

2 comments :

Anonymous said...

Meskipun bapak Bupati kita telah dilantik,kita tetap bersatu hati membangun masyarakat dairi.dgn bupati kita yang baru.
D an kita berdoa agar apa yang menjadi tugas bupati dapat dilaksanakan dengan baik & takut akan Tuhan.

Anonymous said...

Pada saat ini,kecenderungan didalam dunia politik semakin terpuruk,apalgi disebabkan dgn partai2 yang mendomisili.adapun dibalik itu adalah oleh karena rakyat kecil,sewaktu ingin menjadi caleg para caleg berlomba2 untuk mencari pendukung dari rakyat kecil.
dan mereka bersantun kata kepada mereka,tp setelah itu,mereka menduduki jabatan mereka lupa akan semua hal yang menjadi pekerjaan mereka.