ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Monday, 6 April 2015

Sejarah Kecamatan Tanah Pinem

WILAYAH Kecamatan Tanah Pinem dulunya dikepalai oleh seorang asisten demang Tanah Pinem pada tahun 1935, berkedudukan di Simbetek desa Tanah Pinem. Asisten Demang ini bertanggung jawab kepada Demag yang berkedudukan di Sidikalang. Pada tahun 1937 Pemerintah Kecamatan Tanah Pinem digabung ke Asisten Demang Tigalingga sampai tahun 1946 yang berkedudukan di Simbetek. Pemerintahan ini terdiri dari :

1.  Kenegerian Tanah Pinem terdiri dari 7 Kampung yakni :

a. Kampung Tanah Pinem
b. Kampung Kempawa
c. Kampung Kuta Gamber
d. Kampung Liren
e. Kampung Balan Dua
f. Kampung Lau Petundal
g. Kampung Kutabuluh

Kenegerian ini dikepalai oleh 1 orang Kepala Negeri yang berkedudukan di simbetek pada tahun 1935 sampai dengan 1945, kenegerian ini dipimpin oleh Raja Ikuten Tanah Pinem yakni L. Tarigan

2. Kenegerian Tanah Maha terdiri dari 5 Kampung yakni :

a. Kampung Sunggelit
b. Kampung Lau Njuhar I
c. Kampung Lau Njuhar II
d. Kampung Mangan Molih
e. Kampung Pasir Tengah

Kenegerian ini dikepalai oleh Kepala Negeri yang bernama Jemat Maha yang kemudian diteruskan oleh Itam Maha sampai tahun 1954 yang bererkedudukan di Lau Njuhar I

3. Kenegerian Juhar Kidupen Manik terdiri dari 12 Kampung yakni :

a. Kampung Lau Meciho
b. Kampung Kuta Imbaru
c. Kampung Tanjung Kwala
d. Kampung Lau Kapur
e. Kampung Lau Lubuk
f.   Kampung Simpang Payung
g. Kampung Tanah Pinem
h.           Kampung Juma Batu
i.   Kampung Sigedang
j.   Kampung Pamah Sileplep
k.  Kampung Lau Primbon
l.   Kampung Tulasan

4. Kerajaan Pamah terdiri dari 6 Kampung yakni :

a. Kampung Pamah
b. Kampung Lau Peske
c. Kampung Renun
d. Kampung Lau Gunung
e. Kampung Pasir Mbelang
f.   Kampung Lau Mbelin

Kerajaan ini dikepalai oleh Raja Pandua Pamah yang bernama Nipati Pinem pada tahun 1935 dan berkedudukan di Pamah.

Pada tahun 1946 wilayah Kecamatan Tanah Pinem kembali berkedudukan di Simbetek dengan nama Kecamatan Tanah Pinem, dipimpin oleh seorang Asisten Wedana yang bernana Ngapit Tarigan tahun 1946 sampai dengan1947. Kecamatan ini terdiri dari gabungan 3 Kenegerian yakni :

1. Kenegerian Tanah Pinem
2. Kenegerian Tanah maha
3. Kenegerian Juhar Kidupen Manik ditambah satu Kerajaan Pamah yang dipimpin  oleh Raja Pandua sampai tahun 1949.

Pada tahun 1949, Asisten Wedana Ngapit Tarigan diganti oleh Johannes Pinem dan pada tahun itu juga Ibukota Kecamatan Tanah Pinem dipindahkan dari Simbetek (Desa tanah Pinem) ke Kutabuluh. Pada tahun 1949 juga Asisten Wedana Johannes Pinem dipindahkan ke Lau Baleng Kecamatan Mardingding, Penggantinya menjadi Asisten Wedana Tanah Pinem adalah Nembah Bangun Sampai tahun 1955. Pada tahun 1955 Nembah Bangun diganti oleh Mantas Tarigan sebagai Asisten wedana Tanah Pinem hingga tahunn 1958. Kemudian Mantas Tarigan diganti oleh J.S Meliala sebagai Asisten Wedana Tanah Pinem sampai tahun 1959. Pada tahun 1959 J.S Meliala diganti oleh Tengteng Munte menjadi Asisten Wedana Tanah Pinem hingga tahun 1963.

Bersamaan dengan proses penggantian nama wilayah Tanah Pinem sejak dari simbetek sampai ke Kutabuluh, maka tahun 1963 status kenegerian di Kecamatan Tanah Pinem dihapuskan dengan hanya satu status pemerintahan yaitu Kecamatan Tanah Pinem yang terdiri dari 11 desa yaitu :

1.  Desa Renun                      7.   Desa Kuta Gamber
2.  Desa Pasir Tengah          8.   Desa Lau Primbon
3.  Desa Pamah                     9.   Desa Harapan
4. Desa Kutabuluh               10 Desa Gunung Tua
5.  Desa Tanah Pinem          11.            Desa Sukadame
6.  Desa Kempawa

Pada tahun 1963 jabatan Asisten Wedana Tanah Pinem digantikan oleh Waldemar Pinem sampai 1965. Pada tahun 1965 Waldemar Pinem pindah ke Kantor Bupati dan digantikan oleh Tamin Keloko sebagai Asisten Wedana Kecamatan Tanah Pinem sampai tahun 1969. Kemudian Tamin Keloko diganti kembali oleh Waldemar Pinem sampai tahun 1978. Dibawah Waldemar Pinem pada tahun 1971 terlaksana Pemilihan Umum Pertama Pemerintahan Orde Baru. Pada tahun inilah nama Jabatan Asisten Wedana berubah menjadi Camat.

Daftar Nama yang pernah memangku jabatan Asisten Wedana atau Camat di Kecamatan Tanah Pinem sejak tahun 1946 sampai 2012 adalah sebagai berikut:

1.    Asisten Wedana : Ngapit Tarigan, tahun 1946  - 1947
2.    Asisten Wedana : Johannes Pinem, tahun 1947 - 1949
3.    Asisten Wedana : Nembah Bangun, tahun1949 - 1955
4.    Asisten Wedana : Mantas Tarigan, tahun 1955 - 1958
5.    Asisten Wedana : J.S Meliala, tahun 1958 - 1959
6.    Asisten Wedana : Tengteng Munte, tahun 1959 - 1963
7.    Asisten Wedana : Waldemar Pinem, tahun 1963 - 1965
8.    Asisten Wedana : Tamin Keloko, tahun 1965  - 1969
9.    Camat : Waldemar Pinem, tahun 1969 - 1878
10.  Camat : Tua Doli Sibarani, tahun 1978 - 1980
11.  Camat : Sipat Muli Kaban, BA., tahun 1980 - 1985
12.  Camat : Drs. Dengson Tinambunan, tahun 1985 - 1987
13.  Camat : Drs. O.B Sinamo, tahun 1987 - 1989
14.  Camat : Gomar Hutabarat, tahun 1989 - 1990
15.  Camat : Drs. W. Nababan, tahun 1990 - 1993
16.  Camat : Jainal Sinamo, BA, tahun 1993 - 1994
17.  Camat : G.P Limbong BA., tahun 1994 - 1996
18.  Camat : Drs. Tigor Solin, tahun 1996 - 1998
19.  Camat : Drs. Ramses Simamora, tahun 1998 - 1999
20.  Camat : Drs. Adil Tarigan, tahun 1999 - 2007
21.  Camat : Suasta Ginting S.Sos., M.AP, tahun 2007 - 2009
22. Camat : Drs.Tambar Barus, tahun 2009 – 15 Januari 2012.
23. Camat : Robert H. Ginting, A.P, M.Si, tgl 16 Januari 2012 – sekarang.


    Pada tahun 1998 Desa Tanah Pinem dimekarkan jadi dua desa yaitu desa Tanah Pinem dan desa Lau Tawar. Tahun 2007 terjadi lagi pemekaran Desa Renun menjadi Desa Renun, Lau Njuhar I, Liang Jering, Alur Subur dan Mangan Molih. Desa Pamah menjadi Pamah, Sinar Pagi dan Pasir Mbelang (Wilayah Desa Pasir Mbelang berasal dari Pamah dan satu dusun yaitu Dusun Lau Peske berasal dari Desa Pasir Tengah). Desa Kutabuluh mekar jadi Desa Kutabuluh dan Desa Balandua. Sejak September 2007 Kecamatan Tanah Pinem resmi menjadi 19 Desa

No comments :