ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Monday, 30 June 2008

Verifikasi 5 Balon Independent Dairi

Sampai Jumat kemarin, 27 Juni 2008 saat penutupan penyerahan daftar dukungan masyarakat bagi Balon Kepala Daerah dari jalur Independent sebanyak 5 Balon Independent resmi menyerahkan daftar nama dan surat-surat dukungan masyarakat yang digunakan sebagai syarat pencalonan diri menjadi Balon Bupati Dairi Periode 2009-2014. Kelima Balon Bupati Dairi tersebut adalah FJ. Pinem berpasangan dengan Tumpu Capah - Mardongan Sigalingging berpasangan dengan Litmuli Ginting - Hotradja Sitanggang berpasangan dengan Bungaran Sinaga - Tunggul Sihombing dengan Tio Panta Pinem dan Jariel Simbolon dengan Romulus Berutu. Surat-surat dukungan yang dilampirkan kelima Balon Bupati Dairi ini kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah Kabupaten Dairi, akan diteliti. Penelitian surat-surat dukungan beserta Kartu Tanda Penduduk dimaksudkan agar tidak ada dukungan ganda (lebih dari satu) yang diberikan masyarakat kepada para Balon Bupati. Kerja keras sepertinya sedang dilakoni KPUD Dairi beserta perangkat-perangkatnya sampai tingkat Desa bahkan sampai kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara.

Sementara itu beberapa pasangan Balon Kepala Daerah yang diajukan Partai-Partai Politik juga sudah mulai sibuk mensosialisasikan diri menarik dukungan lebih masyarakat Kabupaten Dairi. Beberapa pasang Balon Bupati Dairi yang yang terlihat adalah KRA. Johnny Sitohang Adinegoro yang berpasangan dengan Irwansyah Pasi, Parlemen Sinaga dengan Budiman Simanjuntak, Tagor H. Sinurat dengan Arson Sihombing, serta Tom Sianturi dengan Remita br. Sembiring. Walaupun nama-nama telah dipublikasikan, sebahagian Balon Kepala Daerah, tampaknya harus sabar menunggu keluarnya keputusan pencalonan secara resmi dari Dewan Pimpinan Pusat masing-masing Partai. Secara kasat mata, mungkin di seluruh Indonesia, Balon Kepala Daerah terbanyak yang muncul kepermukaan adalah Kabupaten Dairi. Bayangkan saja sampai sekarang sudah 9 Balon Kepala Daerah yang bakalan berlaga di perhelatan Pemilihan Umum Kepala Daerah ( Bupati Dairi ) yang digelar bulan Oktober 2008 ini. Semua berharap, fenomena ini tidak menimbulkan perpecahan dikalangan masyarakat apalagi merusak tatanan kehidupan budaya dan adat istiadat di masyarakat Dairi yang sudah terjalin baik sampai saat ini. Semoga.

No comments :