ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Friday, 18 July 2008

Gubsu Pimpin Apel Bendera

Gubsu H Syamsul Arifin SE mengatakan upacara 17 setiap bulannya bukanlah tanpa makna, atau sekedar upacara seremonial. Tetapi merupakan momentum bagi PNS untuk mengkaji ulang apakah perilakunya sebagai pemimpin, atau sebagai pamong sudah benar-benar melaksanakan amanah rakyat. Penergasan itu disampaikan Gubsu pada upacara Apel Bendera, Kamis (17/7) di haaalaman Kantor Gubsu yang diikuti oleh seluruh PNS dijajaran Pemprovsu, hadir diantaranya Sekdaprovsu DR RE Nainggolan MM, para Asisten, Kepala Biro dan pejabat struktural dan staf dilingkungan Pemprovsu. Menurutnya rasa kebersamaan, rasa nasionalisme dan paham kebangsaan ditengah-tengah masyarakat sudah semakin menipis. Sebagian sudah tidak memahami makna rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan. Hal ini menurutnya disebabkan sebagain masyarakat cenderung mulai kendur memahami Pancasila sebagai basis ideologi dan identitas nasional.Gubsu mengajak semua aparat birokrat untuk berada di garda terdepan untuk kembali meneguhkan komitmen atas paham kebangsaan pengakuan keberagaman sebagai salah satu ciri dan karakter berbangsa dan bernegara.enurutnya keberagaman harus dikembalikan dan bukan saling bertentangan antara satu suku dengan suku lainnya atau antara satu agama dengan agama yang lain. Tetapi dapat duduk satu meja untuk menyelesaikan permasalahan yang timbul. "sebagai payung anak negeri, PNS disamping abdi masyarakat di dalam pekerjaan, juga seorang warga bangsa. Untuk itu tidak berbeda dengan yang lainnya, selain memiliki hak, PNS juga memiliki kewajiban untuk sama-sama mempertahankan dan membela tanah air", kata Gubsu. Menurut Gubsu, PNS harus mampu membuktikan kebangsaan dan nasionalisme dalam bentuk kepedulian terhadap bangsa dan negara yang dimulai dengan disiplin dan kerja keras. Dijelaskan, semangat kebangsaan itu diwujutkan dalam perilaku sehari-hari yang taat azas, taat prosedur, disiplin dalam menepati waktu, pola hidup teratur dan iklas memberikan apa yang terbaik untuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Pada kesempatan itu, Gubsu mengingatkan kepada semua jajaran di Pemprovsu baik dalam melaksanan pelayanan publik , maupun ketika menyusun atau melaksanakan program pembangunan agar tetap mengutamakan, yakni: Jadikan Pancasila sebagai basis idiologi dan kekuatan pemersatu, jadikan keberagaman sebagai jalinan benang pengikat persatuan dan kesatuan bangsa. Selain itu, tumbuhkan rasa kesabaran sosial agar semua pihak taat hukum, memiliki etika, moral, serta kesantunan sosial, tidak terjangkit penyakit murah marah dan anarkis. Tumbuhkan rasa kebersamaan diantara sesama dengan masyarakat, hidupkan kembali kearifan lokal sebagai akar paham kebangsaan dan satukan rasa kebangsaan, paham kebangsaan dengan disiplin kerja dan tanggungjawab dalam gerak dan langkah setiap PNS.

No comments :