ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Thursday, 10 July 2008

Masyarakat Diajak Ciptakan Suasana Damai

SIDIKALANG (BERSAMA.Kabupaten Dairi terdiri dari berbagai suku dan agama, selalu menjalani kehidupan dengan penuh kerukunan. Situasi tetap kondusif, aman dan tenteram. Menjelang pelaksanaan pilkada yang akan digelar bulan Oktober 2008 semua masyarakat Dairi diajak untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, jangan mudah terprovoksi, sehingga situasi keamanan selalu terjaga dan terkendali. Hal ini dikatakan tokoh pemuda di Kabupaten Dairi, Umar Ujung, kepada wartawan, Sabtu (5/7).

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan pemilihan bupati/wakil bupati periode 2009-2014 yang akan dilaksanakan beberapa bulan lagi, setiap individu bebas memilih figur masing-masing. Tapi masyarakat Dairi selalu mendambakan pemimpin yang dapat memajukan kabupaten yang dicintai ini diberbagai sektor pembangunan, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.Dan siapapun nantinya terpilih, itu adalah merupakan putra terbaik Dairi Menjelang pelaksanaan pilkada nantinya, diharapkan semua Tim Sukses (TS) masing-masing kandidat untuk saling menjaga ketertiban demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Janagan saling menghujat dan menjelekkan maupun memancing emosi satu sama lain, tapi bersikap secara gentlemen untuk saling berusaha mengambil simpatik masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pesta demokrasi yang akan dilaksanakan berjalan secara fair play.Pada pilkada mendatang, lanjut Umar yang tetap aktif di organisasi Pemuda Panca Marga (PPM) Kabupaten Dairi, merupakan suatu sejarah baru di era demokrasi Indonesia. Baru pertama kali dilangsungkan pemilihan bupati/wakil bupati secara langsung oleh masyarakat. Masyarakat memegang suatu peranan penting untuk memilih pemimpinnya, dan bila salah memilih akan berdampak selama lima tahun kedepan. Kekuasaan penentu di dalam pelaksanaan event penting ini, diharapkan jangan disalahgunakan masyarakat. Sehingga diharapkan dapat memilih figur pemimpin, yang selalu mementingkan kebutuhan warga. Dalam situasi krisis multi dimensi yang sangat dirasakan masyarakat saat ini, sangat mendambakan sosok pemimpin yang benar-benar mampu merubah penderitaan warga. Sudah lumrah dari zaman ke zaman, seseorang yang akan menduduki jabatan selalu mengobral janji. Tapi hanya segelintir yang dapat menepati janjinya, bahkan setelah terpilih, kebutuhan masyarakat selalu terabaikan. Masyarakat hanya dapat terdiam seribu bahasa, tanpa memilki suatu kekuatan untuk menagih janji yang diobralkan. Maka disaat kekuasaan sepenuhnya berada ditangan masyarakat, marilah bersama memilih figur yang benar-benar mengutamakan kepentingan berbagai kebutuhan warga. Sehingga secara perlahan, kesengsaraan, kepahitan, kegelisahan dalam mengarungi kehidupan yang semakin tidak menentu saat ini dapat berlalu. Masih menurut Umar, sekitar 85 persen penduduk Dairi terdiri dari petani. Tapi hingga saat ini selalu terbentur dalam masalah pupuk, bibit dan penyuluhan pertanian yang baik. Banyak berbagai jenis tanaman petani mengalami kerusakan, hal ini diakibatkan hilangnya berbagai pupuk bersubsidi dari pasaran. Masyarakat hanya dapat mengeluh, menderita, tempat pengaduan yang secara langsung merespon keluhan seakan tidak ada. Sehingga petani hanya dapat merenungi nasibnya, membayangkan masa depan yang akan semakin suram. Para kandidat yang akan bertarung dalam event besar dalam pesta demokrasi nantinya, diharapkan agar menyadari kepahitan hidup yang dirasakan warga saat ini. "Sehingga dalam bersaing, tetap saling menjaga ketertiban dan keamanan. Jangan lagi kesengsaraan warga menjadi bertambah karena faktor saling berebut kekuasaan yang mengarah kepada kebencian satu sama lain," harap Umar. (Sumber SKH Bersama)

No comments :