ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Wednesday, 9 July 2008

Tarif Angkutan di Dairi Naik 20 - 25 %

Sidikalang (Garuda). Tarif baru angkutan bus penumpang umum di Dairi akan diberlakukan dengan kenaikan rata-rata 20-25 persen dari tarif sebelum kenaikan harga BBM yang diberlakukan pemerintah akhir Mei 2008 lalu.Pada bagian lain, sebagian kecil pengelola jasa angkutan di Dairi meberlakukan tarif baru dengan maksud mengurangi beban atas kenaikan harga BBM. Diakui, selama belum ada ketetapan dari Bupati terhadap tarif resmi,maka tidak da keseragaman antara satu pengangkutan dengan lainnya."Hal ini menjadi keluhan sebagian pengguna jasa angkutan di daerah penghasil jagung , kopi, kacang tanah, tomat, sayur-mayur itu,"kata Ober Sinaga, Jepri Lingga, pengguna jasa angkutan. Dikatakan,pihaknya dapat memahami kondisi ril yang di hadapi para pengusaha jasa angkutan, sehingga tidak mempersoalkan kenaikan tarif tersebut dengan alasan kenaikan BBM telah mempengaruhi perubahan maupun penyesuaian tarif. Tarif angkutan penumpang antar kota Sidikalang Kabupaten Dairi, angkutan kota ongkos umum Rp.3000 sebelumnya hanya Rp.2000.- dan ongkos pelajar atau anak Sekolah Rp.1500.- sebelumnya hanya Rp.1000.- Sidikalang-Bukit, sebelumnya Rp9000.- menjadi Rp.13000.- dan tarif angkutan penumpang antarkota/kabupaten dalam provinsi misalnya Sidikalang-Medan sebelumnya Rp.22.000.- menjadi Rp.25.000.- Sidikalang- Pematang Siantar, sebelummnya Rp20.000.- menjadi Rp.25000.- Untuk jarak tempuah yang sama dengan situasi jalan berbeda, bisa jadi tarifnya jauh lebih tinggi seumpama ke Kota Sopo Butar, Kecamatan Siempat Nempu Hilir yang mencapai Rp.30.000.- (Sumber SKH Garuda)

No comments :