ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Friday, 12 September 2008

Konsultasi Dengan Kepala BKD Dairi

Antusiasme Ketua DPRD Kabupaten Dairi dan Sekda. Kabupaten Dairi sesaat di Sidang Paripurna DPRD, mendengarkan ekspose singkatku tentang pengembangan e-government Kabupaten Dairi dan laporan hasil study banding dari Kabupaten Sragen, sungguh menggugah hati. "Rencanakan program selanjutnya Ting" Kata Ketua DPRD. Ketika permasalahan pengembangan ditanyakan kepadaku, aku pun dengan perlahan memaparkan permasalahan-permasalahan pokok yang dihadapi Kabupaten Dairi dalam pengembangan e-government. Pertama, staf yang menangani e-gov / internet dairi yang memiliki latar belakang pendidikan komputer tidak ada. Aku sebagai kepala bidang S-1 Pemerintahan + S-2 Sosial, dan dua orang staffku berlatar belakang Sarjana Teknik dan Sarjana Ekonomi. Dibandingkan dengan Kabupaten Sragen memiliki 40 orang staf yang 90 % berlatar belakan pendidikan komputer. Pak Sekda mengatakan segera ajukan surat permintaan tambahan staf berlatar belakang pendidikan komputer minimal 5 orang ke Badan Kepegawaian Daerah, katanya. Ketua DPRD lebih fokus meminta kepada Pak Sekda agar pada penerimaan CPNS dalam waktu dekat ini di buka formasi khusus D-3 Komputer sekitar 5-10 orang. Aku tersenyum berharap. Kembali kekantor, langsung konsep surat diketik dan langsung diantarkan ke Badan Kepegawaian Daerah. Setelah itu, aku menghadap Kepala BKD Kabupaten Dairi - Sebastianus Tinambunan,SH,MPd dan ia menyambut baik. Dipanggilnya kepala bidang mutasi ibu Dinar Pasaribu untuk segera memprosesnya. Yah....semoga semua dapat berjalan dengan baik dan pembangunan internet Dairi yang mahal ini tidak sia-sia...semoga.

4 comments :

Sanni said...

Kayanya ginting(boleh aku panggil nama aja ya...karena aku lebih senior >_<) adalah "jenis" PNS yang berbeda dengan yang ada,lektek (X gaptek)
Maju terus dalam kebenaran,kejujuran dan kerja keras yang sudah menjadi barang langka di Indo.
Tuhan jaga,bimbing dan berkati selalu.

beni kehutanan said...

wah hebat high-technya dairi, seberapa besar sih PAD-nya bagi daerah?
buat aja yg gratisan seperti site saya ini http://www.benss.co.cc, paling cuma bayar jam warnet rp. 3.000/jam, terus jadi!!

beni kehutanan said...

wow..!!! rencana high-technya dairi luar biasa..!! tentu bisa menghasilkan PAD yd besar bagi Dairi, dengan onlinenya informasi dari kecamatan! tapi apa bisa ini dapat nambah PAD Dairi dengan berinternetan tsb? mendingan gagap teknologi tapi PAD bisa melejit, walau pengetahuan konvensional/rada-rada primitif, kecuali memiliki teknologi informasi yang bisa secara gratis seperti pembuatan http://www.benss.co.cc, hanya bayar jam sewa diwarnet Rp. 3000/jam saja lho... jadi tuch site-nya, keren lagi.....

robert hendra ginting said...

Beni-Kehutanan.
===============
Kalau semua program untuk masyarakat harus memikirkan berapa uang yang di dapat dari masyarakat sebagai PAD (Pendapatan Asli Daerah)...kapan masyarakat menikmati hasil pembangunan ini ???