ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Wednesday, 22 April 2009

GUBSU INGATKAN BUPATI DAIRI

BUPATI / WAKIL BUPATI Dairi diingatkan agar senantiasa menjalin komunikasi dengan semua elemen. Komunikasi keduanya bersama muspida dan komponen masyarakat mesti dibangun. Jangan ada jalan sendiri membentuk sistem. Jika sesuatu hal hanya difikir sendiri, dijawab sendiri, dikerjakan sendiri kemungkinan hasilnya akan gagal atau tidak optimal.Sehubungan itu, kepala daerah tidak perlu merasa sok tahu sebaliknya belajar dan belajar lagi mengingat tak seorang pun manusia serba pintar. Diinstruksikan, kepala daerah dimaksud jangan sampai berkelahi. Memang, ujar dia, membagi-bagi kekuasaan terkesan sulit. Tetapi keharmonisan .... terbina jika keduanya memahami kedudukan masing-masing. Ditegaskan, wakil bupati adalah pembantu. Seiring itu, ditandaskan, agar tidak terlalu maju. Silahkan tunggu apa perintah dan laksanakan tugas kala diberi kuasa Demikian dikatakan Gubsu Syamsul Arifin SE pada pelantikan Bupati/Wakil Dairi periode 2009-2014, KRA Johnny Sitohang Adinegoro –Irwansyah Pasi SH di gedung dewan di Sidikkalang, Senin (20/4). Kata Gubsu, komunikasi dikembangkan di atas etika. Dicontohkan, kurang baik jika mengajak muspida dengan ucapan minta dikawal. Sampaikanlah dengan bahasa yang santun, yakni senantiasa mengedepankan mesti menunjukkan ucapan minta tolong. Pimpinan, ujar dia jiwa kebesaran melalui kasih nyata, sebagaimana Nommensen di era pengabaran injil dahulu kala. “Jangan hanya tahu kali-kali, tambah-tambah, kurang kurang. Bagi-bagi juga sangat penting biar hasilnya sama dengan,” katanya. Khusus kepada tim sukses atau apapun namanya, disarankan agar jangan sok hebat. Ke depan, tidak boleh ada dikriminasi anak tiri dan anak kandung. Semua diperlakukan sama. Pengobaran memberhasilkan perjuangan harus dilakukan secara ikhlas, bebas interest. Bersamaan itu, diperintahkan, agar persatuan tetap dijaga termasuk bersama jajaran pemerintahan dan tokoh masyarakat. Tentang kinerja Bupati DR MP Tumanggor, diutarakan, sudah banyak perubahan. Hal itu ditandai melalui pembangunan Taman Wisata Iman yang sangat monumental. Sarana wisata rohani itu harus berkesinambungan.Agenda berlangsung hikmat dan sesekali diwarnai guyonan Gubsu. Begitu pun, ruang gerak wartawan sangat terbatas. Pengawasan polisi eksra ketat. Di ruang itu turut hadir diantaranya Wakapoldasu Brigjen Pol Edward R Pakasi, Bupati/Wakil Bupati Humbang Hasundutan Drs Maddin Sihombing-Drs Marganti Manullang, Bupati Samosir Mangindar Simbolon, Bupati Pakpak Bharat Makmur Berasa, fungsionaris DPP Partai Golkar Leo Nababan, anggota DPD Parlindungan Purba dan Ketua DPD Partai Demokrat Sumut Palar Nainggolan. Johnny Sitohang kepada wartawan mengatakan, akan membawa perbaikan ke depan sebagaimana visi misi. Langkah awal yang dilakukan adalah pembenahan internal yakni meminimalisasi kelemahan dan membaca peluang. Sebagai putra Dairi yang tinggal dan berdomisili di sini, kata dia, pihaknya akan bekerja mewujudkan kesejahteraan rakyat. Kalau pun ke Jakarta, itu sifatnya sesuai kebutuhan. Buat apa ke Jakarta, toh juga keluarga dan sanak famili di wilayah ini. Dimana harta, di situlah hati.Ditegaskan, tidak ada diskriminasi terhadap orang yang berperan dalam kemenangan ini. Sesungguhnya sumpah yang disampaikannya adalah amanah rakyat. Dairi ini adalah milik bersama, punya rakyat dan saya bukan hanya kepala daerah sekelompok. Takkan ada pilih kasih. Yang penting jalankan profesi masing-masing secara bertanggung jawab. Irwansyah Pasi menggaransi, persahabatan dengan bupati akan berlangsung bahkan hingga akhir masa bhakti. Mereka sudah lama berteman, tepatnya 10 tahun lebih. Di Balai Budaya Sidikalang dilakukan serah terima jabatan Ketua Tim Penggerak PKK dari nyonya Tumanggor Hetty Sitinjak kepada nyonya Dumasi boru Sianturi. Kedatangan Gubsu ini, dirangkaian dengan peresmian Taman Wisata Iman ditandai pembukaan selubung di mesjid. Di hari terakhir jabatan itu, DR MP Tumanggor meneteskan air mata membuat gubsu terharu, mengaku rasa premannya-pun hilang. Pasalnya, 10 tahun berkawan, baru itu kali pertama ditengoknya pejabat dua periode ini menangis. Sumber Koran Analisa.


No comments :