ROBERT HENDRA GINTING, AP, M.Si

Saturday, 6 December 2008

Almamater vs Demokratis

Agak terbeban membedakan kedua makna kata diatas. Mana yang mana menjadi prioritas pilihan utama dalam berpikir, masih menjadi perdebatan kebingungan. Pada satu sisi kecintaan terhadap almamater bermakna penampakan pikiran dan dukungan penuh kepada segala hal yang yang berkaitan erat dengan alumni. Pada masa Pemilihan umum,pemilihan kepala daerah atau pemilihan presiden, bagaimana ke-alumnian kita patut dipertanyakan.Mana yang utama ? Hal ini perlu direnungkan. Mengapa kata demokratis selalu mengalahkan ke-alumnian atau kepamongan kita sebagai alumni sekolah pamong praja ? Persoalan dukungan menjadi perdebatan terhadap alumni yang bertarung atau kepada orang lain yang mana kita berhutang budi padanya. Seharusnya, kecintaan terhadap sekolah dan para almamater lulusan sekolah menjadi prioritas utama, Dukungan harus ditunjukkan sebagai wujud kecintaan terhadap sekolah, walau kita sering berkutat tidak suka orangnya. Apapun ceritanya, cinta alumni, cinta sekolah berrati harus cinta seluruh orang-orang yang lulus dan se-alumni. Kalau tidak, berarti orang yang lupa akan semangat korsa yang diajarkan sewaktu sekolah dulu.

2 comments :

Alumni said...

HIDUP PADI!!!

yayak said...

Biar semua kembali ke subyektifitas kita mau pilih yang mana

kalo pilihan abang yang mana :D

BNEB,